Akuntansi Forensik
AKUNTANSI FORENSIK (CPI, GCB, BPI, PERC, & GCI)
Nama: Shania Fortuna Langitan
Kelas : 4EB11
NPM: 25217627
·
CPI (Corruption Perspection Index)
CPI
merupakan indeks agregat yang dihasilkan dari penggabungan beberapa indeks yang
dihasilkan berbagai lembaga. Indeks ini mengukur tingkat persepsi korupsi
sektor publik, yaitu korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara dan politisi .
CPI yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1995, digunakan oleh banyak pihak
sebagai referensi untuk melihat sebuah gambaran yang sangat umum tentang
situasi korupsi di suatu negara. Untuk menandai perubahan signifikan terhadap
metode penghitungan CPI, dan membedakannya dengan metode yang lama, maka
rentang indeks diubah. Rentang indeks CPI lama 0-10 (0 dipersepsikan sangat
korup, 10 sangat bersih) diubah menjadi 0-100 (0 dipersepsikan sangat korup,
100 sangat bersih).
Hasil
survei Transparency International Indonesia menunjukkan Indeks Persepsi Korupsi
Indonesia tahun 2020 menempati peringkat 102 dari 180 negara yang disurvei
tepat dibawah Timor Leste. Rilis Indeks Persepsi Korupsi (CPI) tahun 2020
yang dirilis Transparency International (TI) Indonesia menunjukkan lebih dari
dua pertiga negara berada di bawah skor 50 , dengan skor rata-rata global 43.
TI memberi skor dimulai dari 0 yang berarti sangat korup dan 100 sangat bersih.
·
Global
Corruption Barometer
GCB merupakan potret kinerja pemberantasan korupsi berdasarkan persepsi dan pengalaman masyarakat di masing-masing negara. Hasil GCB 2017 menunjukkan anggota legislatif di seluruh Asia Pasifik perlu memperjuangkan keberpihakan terhadap whistleblower; Pemerintah harus menepati janji untuk memberantas korupsi, termasuk komitmen untuk memenuhi Sustainable Development Goals (SDGs)/ Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Mengakhiri korupsi akan mendorong terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Jutaan orang di Indonesia dapat keluar dari lingkaran kemiskinan jika uang yang hilang akibat korupsi diinvestasikan dalam pembangunan berkelanjutan. Itu sebabnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-16 (SDGs Goal 16) memfokuskan pada terciptanya keadilan, menghentikan illicit financial flows, mengakhiri suap dan korupsi.
Hasil diatas menunjukkan level korupsi suatu negara meningkat di area asia pacific, dan Indonesia dengan 65 % .
· BPI – Bribe Payer Index
Bribe payer index (BPI) merupakan ukuran
seberapa besar keinginan sektor bisnis suatu negara untuk terlibat dalam
praktik bisnis yang korup atau suap. Kegemaran menyuap itu diukur dengan yang
namanya Indeks Pembayar Suap (Bribe Payers Index atau BPI). Besarnya indeks
antara 0 (nol) sampai 10 (sepuluh). Makin kecil indeks makin menunjukkan bahwa
pengusaha-pengusaha di suatu negara gemar menyuap dan sebaliknya makin kecil
indeks menunjukkan makin bersih pengusaha-pengusaha di suatu negara dalam
menjalankan bisnisnya di luar negeri.
Penyuapan di Indonesia mempunyai score yang tinggi, yaitu sebesar 7,5 dimanya tindak kecurangan penyuapan masih cukup tinggi. Hal ini berarti harus lebih menindak tegas untuk kasus penyuapan dalam dunia bisnis agar tidak menganggu pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
· Political and Economic Risk Consultancy (PERC)
Tujuan yang dilakukan Political and Economic Risk Consultancy adalah untuk menilai resiko politik dan ekonomi suatu negara. Salah satu kajian PERC menunjukkan tingkat persepsi eksekutif asing di negara tertentu. Survei PERC itu baik sebagai cermin bahwa itulah pandangan para pebisnis-pebisnis tentang birokrasi di Negara tersebut.

Nilai
pada hasil surevei PERC ini, diskalakan dari nol hingga 10, dengan nol sebagai
nilai terbaik dan 10 terburuk. Pertanyaan yang ditanyakan adalah: “Bagaimana
Anda menilai masalah korupsi di negara tempat Anda bekerja?”. Hasilnya
memerlihatkan bahwa singapura merupakan negara yang cukup bersih dalam hal
korup dengan score 1,90. Indonesia merupakan 3 tingkat terbawah di asia pasifik
dengan score yang cukup tinggi yaitu 7,57.
·
Global Competitiveness Index (GCI)
Global Competitiveness Report adalah laporan tahunan
dari Forum Ekonomi Dunia. Laporan tahun 2006-2007 memasukan 125 negara. Laporan
ini "menyoal kemampuan negara-negara untuk menyediakan kemakmuran tingkat
tinggi bagi warga negaranya.
Sumber:
https://riset.ti.or.id/corruption-perception-index-2012/
http://marihut.blogspot.com/2014/11/indikatormengenai-korupsi-cpicorruption.html
https://riset.ti.or.id/global-corruption-barometer-2017/
https://www.transparency.org/cpi2019
https://www.transparency.org/whatwedo/publication/bpi_2011
https://www.transparency.org/research/bpi
http://www.asiarisk.com/subscribe/dataindx.html
https://www.weforum.org/reports/global-competitiveness-report-2019




Komentar
Posting Komentar